STANDAR KOMUNIKASI DATA
STANDAR KOMUNIKASI
DATA IEEE
Apa itu standar komunikasi data?
Standar komunikasi adalah protokol, nah protokol merupakan sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik
komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau
kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan
koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan
standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau
menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada
komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari
informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Sangat susah untuk menggeneralisir protokol
dikarenakan protokol memiliki banyak variasi di dalam tujuan penggunaanya.
Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:
1. Melakukan deteksi
adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
2.
Melakukan metode "jabat-tangan" (handshaking).
3.
Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
4.
Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
5.
Bagaimana format pesan yang digunakan.
6.
Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak
sempurna.
7.
Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan
selanjutnya
8.
Mengakhiri suatu koneksi.
Nah
pada kali ini saya akan menjelaskan tentang Standar Komunikasi Data IEEE 802.
IEEE802.11 adalah serangkaian spesifikasi kendali akses medium dan lapisan
fisik untuk mengimplementasikan komunikasi
komputer wireless local area network di frekuensi 2.4, 3.6, 5, dan 60 GHz.
Mereka diciptakan dan dioperasikan oleh Institute of Electrical and
Electronics Engineers. Versi dasar dirilis tahun 1997
dan telah melalui serangkaian pembaruan dan menyediakan dasar bagi produk
jaringan nirkabel Wi-FI
Dalam IEEE ada code tertentu untuk standarisasi dalam teknologi
komunikasi:
·
802.1: LAN/MAN Management and Media Access Control Bridges
·
802.2: Logical Link Control (LLC)
·
802.3: CSMA/CD (Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP)
·
802.4: Token Bus
·
802.5: Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
·
802.6: Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
·
802.7: LAN Broadband
·
802.8: Fiber Optik LAN & MAN (Standar FDDI)
·
802.9: Integrated Services LAN Interface (standar ISDN)
·
802.10: LAN/MAN Security (untuk VPN)
·
802.11: LAN nirkabel (Wi-Fi)
·
802.12: Demand Priority Access Method
·
802.15: PAN nirkabel (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
·
802.16: Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)
Code-code tersebut memiliki fungsinya masing-masing, oleh karena
itu saya akan menjelaskannya :
IEEE 802.1
IEEE 802.1 adalah
sebuah kelompok kerja dari proyek IEEE 802 yang bertemakan “Dalam Urutan Daftar
Kelompok Stadarisasi” :
1. Arsitektur LAN/MAN 802
2. Interkoneksi dengan system 802
3. Keamanan Liaison 802
4 Manajemen Jaringan 802
5. Lapisan protocol diatas lapisan MAC dan LLC.
Kelompok kerja itu sendiri terdiri dari empat sub kelompok
yang bekerja aktif dengan tanggungan masing-masing tiap satu set standar untuk
mengembangkannya. dan ini diberi nama sebagai berikut :
1. Internetworking
2. Security / Keamanan
3. Audio / Video Bridging
4. Data Center Bridging
IEEE.802.2
Logical Link Control (LLC)
Logical Link Control (LLC) adalah salah satu dari dua buah sub-layer
dalam lapisan data-link, selain lapisan Media Access Control (.MAC), yang
digunakan dalam jaringan Local Area Network (LAN). LLC merupakan bagian dari spesifikasi
IEEE 802, dan protokolnya dibuat berdasarkan protokol High-level Data Link
Control (HDLC). Kadang-kadang, LLC juga merujuk kepada protokol IEEE 802.2,
yang merupakan protokol LAN yang paling umum diimplementasikan pada Lapisan
LLC.
Fungsi lapisan MAC adalah mengkoordinasikan akses langsung terhadap lapisan fisik dengan tergantung metodemedia access controlnya, seperti Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD), Token Passing, atau Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance (CSMA/CA). LLC kemudian menggunakan layanan yang disediakan MAC ini untuk menyediakan dua jenis o perasi yang berjalan di atas lapisan data-link ke lapisan jaringan yang berada di atasnya, yakni LLC1 (atau disebut juga LLC Type 1) yang digunakan untuk komunikasi secara connectionless dan LLC2 (atau disebut juga LLC Type 2) yang digunakan untuk komunikasi secara connection-oriented.
Dan juga IEEE 802.2 berasal asli dari ISO / IEC 8802-2 standar yang mendefinisikan Logical Link Control (LLC) sebagai bagian atas dari lapisan data link dari model OSI. [1] The standar asli yang dikembangkan oleh Institute of Electrical dan Electronics Engineers (IEEE) bekerjasama dengan American National Standards Institute (ANSI) diadopsi oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) pada tahun 1998, tetapi masih tetap merupakan bagian integral dari keluarga IEEE 802 standar untuk jaringan lokal dan metropolitan,
Fungsi lapisan MAC adalah mengkoordinasikan akses langsung terhadap lapisan fisik dengan tergantung metodemedia access controlnya, seperti Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD), Token Passing, atau Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance (CSMA/CA). LLC kemudian menggunakan layanan yang disediakan MAC ini untuk menyediakan dua jenis o perasi yang berjalan di atas lapisan data-link ke lapisan jaringan yang berada di atasnya, yakni LLC1 (atau disebut juga LLC Type 1) yang digunakan untuk komunikasi secara connectionless dan LLC2 (atau disebut juga LLC Type 2) yang digunakan untuk komunikasi secara connection-oriented.
Dan juga IEEE 802.2 berasal asli dari ISO / IEC 8802-2 standar yang mendefinisikan Logical Link Control (LLC) sebagai bagian atas dari lapisan data link dari model OSI. [1] The standar asli yang dikembangkan oleh Institute of Electrical dan Electronics Engineers (IEEE) bekerjasama dengan American National Standards Institute (ANSI) diadopsi oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) pada tahun 1998, tetapi masih tetap merupakan bagian integral dari keluarga IEEE 802 standar untuk jaringan lokal dan metropolitan,
IEEE 802.3: CSMA/CD (Standar untuk Ehernet
Coaxial atau UTP)
EEE 802.3 adalah sebuah
kumpulan standar IEEE yang mendefinisikan lapisan fisik dan sublapisan media access control dari lapisan data-link dari standar Ethernet berkabel.
IEEE 802.3 mayoritas merupakan teknologi Local Area Network (LAN), tetapi
beberapa di antaranya adalah teknologi Wide
Area Network (WAN).
IEEE 802.4: Token Bus
Jaringan bus
kepingan (Token Bus Network) adalah jaringan komputer yang menerapkan
tata cara gelang kepingan (token ring protocol) pada "gelang
maya" (virtual ring) dalam suatu kabel sepaksi (coaxial cable).
Sebuah kepingan yang dikirimkan secara beranting dan bergantian dalam jaringan
itu dipakai untuk menandai komputer mana yang berhak untuk mengirimkan
bingkisan data (data packets). Masing-masing komputer (simpul atau node)
harus tahu alamat dari simpul sebelahnya yang akan mendapat giliran dalam
pengiriman data. Jika simpul tersebut tidak mempunyai data untuk dikirim, maka
kepingan akan dikirimkan langsung ke simpul di sebelahnya.
Jenis tata cara
bus kepingan dengan IEEE 802.4 banyak digunakan dalam aplikasi industri seperti
pabrik moGM (General Motors) melalui sistem tata cara swaolah pabrikasi
(Manufacturing Automation Protocol, MAP). Sistem tata cara bus kepingan
yang sesuai dapat dipakai dalam jaringan dengan sistem pabrikasi supel (Flexible
Manufacturing System, FMS
IEEE
802.5:
Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
Token Ring adalah sebuah cara akses
jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan diusulkan
oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya membeli hak
cipta dari Token Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM
pada tahun 1984. Elemen kunci dari desain Token Ring milik IBM ini adalah
penggunaan konektor buatan IBM sendiri (proprietary), dengan menggunakan kabel
twisted pair, dan memasang hub aktif yang berada di dalam sebuah jaringan
komputer.
IEEE 802.6:
Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
Metropolitan Area Network atau disingkat dengan MAN adalah jaringan
komputer yang mencakup area kampus, perkantoran, pemerintahan ataupun kota,
biasanya menghubungkan jaringan area lokal dengan menggunakan teknologi
backbone yang berkecepatan tinggi. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa
LAN. Jangkauannya antara 10 hingga 50 km.
MAN adalah jaringan yang menghubungkan pengguna dengan sumber daya
komputer dalam suatu wilayah geografis atau wilayah yang lebih besar dari yang
tercakup dalam jaringan LAN tetapi lebih kecil dari daerah yang dicakup oleh
WAN. Istilah ini diterapkan pada interkoneksi jaringan di sebuah kota menjadi
sebuah jaringan tunggal yang lebih besar (yang kemudian juga menawarkan koneksi
yang efisien untuk WAN). Istilah ini juga dapat diartikan interkoneksi dari
beberapa jaringan area lokal dengan menjembatani mereka dengan backbone lines.
Universitas besar juga kadang-kadang menggunakan istilah MAN untuk
menggambarkan jaringan mereka.
MAN merupakan pilihan yang tepat untuk membangun jaringan antar
kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang
berada dalam jangkauannya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya
diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan
komputer. MAN mampu menunjang data teks dan suara, bahkan dapat berhubungan
dengan jaringan televisi kabel atau gelombang radio.
Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi.
MAN, komunikasi linknya dan peralatan, umumnya dimiliki oleh salah satu
konsorsium pengguna atau oleh penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan
kepada pengguna.
Di kota-kota di dunia, contoh jaringan area metropolitan dengan berbagai
ukuran misalnya saja di daerah metropolitan London, Inggris; Lodz, Polandia,
dan Jenewa, Swiss. Kota Cambridge maupun Massachusetts misalnya, telah
mengembangkan MAN yang menghubungkan puluhan LAN di kampus-kampus dan fasilitas
medis. Baru-baru ini yang sedang menjadi trend adalah pemasangan wireless MAN.
IEEE 802.7: LAN Broadband
IEEE 802.7
adalah sub-standar IEEE 802 yang mencakup jaringan area lokal broadband.
Kelompok kerja tidak mengeluarkan rekomendasi pada tahun 1989, namun saat ini
tidak aktif dan hibernasi.
802.8: Fiber Optic LAN & MAN (Standar FDDI)
The Fiber Optic Teknis Advisory Group adalah untuk menciptakan sebuah standar LAN untuk media serat optik yang digunakan dalam token passing jaringan komputer seperti FDDI. Ini adalah bagian dari IEEE kelompok standar 802
The Fiber Optic Teknis Advisory Group adalah untuk menciptakan sebuah standar LAN untuk media serat optik yang digunakan dalam token passing jaringan komputer seperti FDDI. Ini adalah bagian dari IEEE kelompok standar 802
802.9: Integrated Services LAN Interface
(standar ISDN)
The 802,9 Kelompok Kerja komite jaringan IEEE 802 mengembangkan standar untuk akses suara dan data terintegrasi lebih dari Kategori 3 instalasi kabel jaringan twisted-pair yang ada. Standar utamanya biasanya dikenal sebagai isoEthernet.
IsoEthernet menggabungkan 10 megabit per detik Ethernet dan 96-64 kilobit per detik ISDN "B" saluran. Ini pada awalnya dikembangkan untuk menyediakan data dan voice / video melalui kawat yang sama tanpa degradasi dengan menetapkan jumlah bandwidth ditugaskan untuk Ethernet dan B-channel sisi.
Ada beberapa dukungan vendor untuk isoEthernet, tapi kalah di pasar karena adopsi yang cepat dari Fast Ethernet dan kelompok kerja dibubarkan.
The 802,9 Kelompok Kerja komite jaringan IEEE 802 mengembangkan standar untuk akses suara dan data terintegrasi lebih dari Kategori 3 instalasi kabel jaringan twisted-pair yang ada. Standar utamanya biasanya dikenal sebagai isoEthernet.
IsoEthernet menggabungkan 10 megabit per detik Ethernet dan 96-64 kilobit per detik ISDN "B" saluran. Ini pada awalnya dikembangkan untuk menyediakan data dan voice / video melalui kawat yang sama tanpa degradasi dengan menetapkan jumlah bandwidth ditugaskan untuk Ethernet dan B-channel sisi.
Ada beberapa dukungan vendor untuk isoEthernet, tapi kalah di pasar karena adopsi yang cepat dari Fast Ethernet dan kelompok kerja dibubarkan.
802.10: LAN/MAN Security (untuk VPN)
IEEE 802.10 adalah mantan standar untuk fungsi keamanan yang dapat digunakan di kedua jaringan area lokal dan jaringan area metropolitan berdasarkan IEEE 802 protokol . 802,10 menentukan manajemen asosiasi keamanan dan manajemen kunci , serta kontrol akses , kerahasiaan data dan integritas data .
The IEEE 802.10 standar ditarik pada bulan Januari 2004 dan ini kelompok kerja IEEE 802 saat ini tidak aktif . Keamanan untuk jaringan nirkabel dibakukan dalam 802.11i . The Cisco Inter - Switch Link ( ISL ) protokol untuk mendukung VLAN pada Ethernet dan teknologi LAN yang sama didasarkan pada IEEE 802.10 , dalam aplikasi ini 802,10 sebagian besar telah digantikan oleh IEEE 802.1Q .
Standar yang dikembangkan memiliki 8 bagian :
a . Model, termasuk manajemen keamanan
b . Aman Data Exchange ( SDE ) protokol
c . Manajemen kunci
d . - Kini telah dimasukkan dalam poin 'a' -
e . SDE Over Ethernet 2.0
f . Manajemen SDE Sublayer
g . SDE Security Label
h . SDE PICS Kesesuaian .
Bagian b , e , f , g , dan h digabungkan dalam IEEE Standard 802,10-1998
IEEE 802.10 adalah mantan standar untuk fungsi keamanan yang dapat digunakan di kedua jaringan area lokal dan jaringan area metropolitan berdasarkan IEEE 802 protokol . 802,10 menentukan manajemen asosiasi keamanan dan manajemen kunci , serta kontrol akses , kerahasiaan data dan integritas data .
The IEEE 802.10 standar ditarik pada bulan Januari 2004 dan ini kelompok kerja IEEE 802 saat ini tidak aktif . Keamanan untuk jaringan nirkabel dibakukan dalam 802.11i . The Cisco Inter - Switch Link ( ISL ) protokol untuk mendukung VLAN pada Ethernet dan teknologi LAN yang sama didasarkan pada IEEE 802.10 , dalam aplikasi ini 802,10 sebagian besar telah digantikan oleh IEEE 802.1Q .
Standar yang dikembangkan memiliki 8 bagian :
a . Model, termasuk manajemen keamanan
b . Aman Data Exchange ( SDE ) protokol
c . Manajemen kunci
d . - Kini telah dimasukkan dalam poin 'a' -
e . SDE Over Ethernet 2.0
f . Manajemen SDE Sublayer
g . SDE Security Label
h . SDE PICS Kesesuaian .
Bagian b , e , f , g , dan h digabungkan dalam IEEE Standard 802,10-1998
802.11: Wireless LAN (Wi-Fi)
IEEE 802.11 adalah sebuah standar untuk implementasi jaringan Wireless atau Nirkabel pada frekuensi band 2.4, 3,6 dan 5 GHz. Jadi semua perangkat dan ketentaun yang ada pada wireless saat ini mengikuti standar ini, dengan adanya standar dimaksudkan agar setiap perangkat wireless yang berbeda tetap dapat berkomunikasi meski berbeda vendor.
Sampai saat ini ada lima standar jaringan wireless yang sudah digunakan, dan ada satu standar yang masih berupa draft.
IEEE 802.11 adalah sebuah standar untuk implementasi jaringan Wireless atau Nirkabel pada frekuensi band 2.4, 3,6 dan 5 GHz. Jadi semua perangkat dan ketentaun yang ada pada wireless saat ini mengikuti standar ini, dengan adanya standar dimaksudkan agar setiap perangkat wireless yang berbeda tetap dapat berkomunikasi meski berbeda vendor.
Sampai saat ini ada lima standar jaringan wireless yang sudah digunakan, dan ada satu standar yang masih berupa draft.
802.12: Demand
Priority Access Method
IEEE 802.12 yang mempunyai kesempatan 100 MB persekon sesuai dengan proposal yang dipromosikan oleh AT&T, IBM, Hewlett-Packard yang biasa disebut 100 Mg anylan. Jaringan ini menggunakan topologi dasar star wiring dan sebuah metode akses yang mempunyai anggapan dasar bahwa sebuah alat memberikan pada jaringan Hub ketika mereka membutuhkan pengiriman data. Alat ini bisa mengirimkan data jika mendapat ijin dari Hub . Standar ini dipakai untuk mendukung jaringan berkecepatan tinggi yang bisa dioperasikan dalam gabungan ethernet dan lingkungan token ring dengan mendukung kedua buah jenis frame.
IEEE 802.12 yang mempunyai kesempatan 100 MB persekon sesuai dengan proposal yang dipromosikan oleh AT&T, IBM, Hewlett-Packard yang biasa disebut 100 Mg anylan. Jaringan ini menggunakan topologi dasar star wiring dan sebuah metode akses yang mempunyai anggapan dasar bahwa sebuah alat memberikan pada jaringan Hub ketika mereka membutuhkan pengiriman data. Alat ini bisa mengirimkan data jika mendapat ijin dari Hub . Standar ini dipakai untuk mendukung jaringan berkecepatan tinggi yang bisa dioperasikan dalam gabungan ethernet dan lingkungan token ring dengan mendukung kedua buah jenis frame.
802.15: Wireless PAN (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
EEE 802.15.4 merupakan salahsatu standard jaringan WPAN. Lebih jelasnya, IEEE 802.15.4 bekerja pada Low Rate sekitar 250 KB/s sehingga IEEE 802.15.4 dikenal juga dengan Low Rate WPAN atau LR-WPAN.
Dengan fitur low rate ini membuat konsumsi energi juga menjadi lebih kecil. Jangkauannya juga sangat pendek antara 1 – 30M. Sangat cocok untuk komunikasi antar peralatan yang tidak jauh.Wireles Sensor Network (WSN) juga sudah banyak menggunakan standard protokol IEEE 802.15.4 untuk komunikasinya. Selain murah, standard ini juga mengkonsumsi daya yang lebih sedikit, sehingga sedikit bisa menghemat battery.
802.16: Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)
Pada awalnya standard IEEE 802.16 beroperasi pada frekuensi 10 – 66 GHz dan memerlukan tower line of sight. Tetapi pengembangan IEEE 802.16a yang disahkan pada bulan Maret 2004, menggunakan frekuensi yang lebih rendah yaitu sebesar 2–11GHz, sehingga mudah diatur. Dan tidak memerlukan line-of-sight. Cakupan area yang dapat dicoverage sekitar 50km dan kecepatan transfer data sebesar 70Mbps. Pengguna tidak akan kesulitan dalam mengulur berbagai macam kabel. Apalagi WiMax mampu menangani hingga ribuan pengguna sekaligus.
American
National Standards Institute (ANSI)
adalah sebuah lembaga nirlaba swasta yang mengawasi pengembangan standar
konsensus sukarela untuk produk, jasa, proses, sistem, dan personel di Amerika
Serikat. Lembaga tersebut mengawasi pembuatan, diberlakukannya, dan penggunaan
ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap
sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan
standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di
seluruh dunia. Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan
oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok
konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar
karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan
definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI
juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk
atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar
internasional.
American
National Standards Institute didirikan pada tanggal 19 Oktober 1918 dengan misi
untuk meningkatkan daya saing global bagi bisnis dan kualitas hidup Amerika
Serikat dengan mempromosikan serta memfasilitasi standar konsensus sukarela dan
sistem penilaian kesesuaian.
Kode ASCII
ASCII (American Standard Code
for Information Interchange) merupakan Kode Standar Amerika untuk Pertukaran
Informasi atau sebuah standar internasional dalam pengkodean huruf dan simbol
seperti Unicode dan Hex tetapi ASCII lebih bersifat universal. Pada materi kali
ini sobat akan menemukan 8 bit, 256 karakter ASCII,
|
Nilai
ANSI ASCII (Desimal)
|
Nilai
Unicode (Heksa Desimal)
|
Karakter
|
Keterangan
|
|
0
|
0000
|
NUL
|
Null
(tidak terlihat)
|
|
1
|
0001
|
SOH
|
Start
of heading (tidak terlihat)
|
|
2
|
0002
|
STX
|
Start
of text (tidak terlihat)
|
|
3
|
0003
|
ETX
|
End
of text (tidak terlihat)
|
|
4
|
0004
|
EOT
|
End
of transmission (tidak terlihat)
|
|
5
|
0005
|
ENQ
|
Enquiry
(tidak terlihat)
|
|
6
|
0006
|
ACK
|
Acknowledge
(tidak terlihat)
|
|
7
|
0007
|
BEL
|
Bell
(tidak terlihat)
|
|
8
|
0008
|
BS
|
Backspace
|
|
9
|
0009
|
HT
|
Horizontal
tabulation
|
|
10
|
000A
|
LF
|
Pergantian
baris (Line feed)
|
|
11
|
000B
|
VT
|
Tabulasi
vertikal
|
|
12
|
000C
|
FF
|
Pergantian
baris (Form feed)
|
|
13
|
000D
|
CR
|
Pergantian
baris (carriage return)
|
|
14
|
000E
|
SO
|
Shift
out (tidak terlihat)
|
|
15
|
000F
|
SI
|
Shift
in (tidak terlihat)
|
|
16
|
0010
|
DLE
|
Data
link escape (tidak terlihat)
|
|
17
|
0011
|
DC1
|
Device
control 1 (tidak terlihat)
|
|
18
|
0012
|
DC2
|
Device
control 2 (tidak terlihat)
|
|
19
|
0013
|
DC3
|
Device
control 3 (tidak terlihat)
|
|
20
|
0014
|
DC4
|
Device
control 4 (tidak terlihat)
|
|
21
|
0015
|
NAK
|
Negative
acknowledge (tidak terlihat)
|
|
22
|
0016
|
SYN
|
Synchronous
idle (tidak terlihat)
|
|
23
|
0017
|
ETB
|
End
of transmission block (tidak terlihat)
|
|
24
|
0018
|
CAN
|
Cancel
(tidak terlihat)
|
|
25
|
0019
|
EM
|
End
of medium (tidak terlihat)
|
|
26
|
001A
|
SUB
|
Substitute
(tidak terlihat)
|
|
27
|
001B
|
ESC
|
Escape
(tidak terlihat)
|
|
28
|
001C
|
FS
|
File
separator
|
|
29
|
001D
|
GS
|
Group
separator
|
|
30
|
001E
|
RS
|
Record
separator
|
|
31
|
001F
|
US
|
Unit
separator
|
|
32
|
0020
|
spasi
|
Spasi
|
|
33
|
0021
|
!
|
Tanda
seru (exclamation)
|
|
34
|
0022
|
“
|
Tanda
kuti dua
|
|
35
|
0023
|
#
|
Tanda
pagar (kres)
|
|
36
|
0024
|
$
|
Tanda
mata uang dolar
|
|
37
|
0025
|
%
|
Tanda
persen
|
|
38
|
0026
|
&
|
Karakter
ampersand (&)
|
|
39
|
0027
|
‘
|
Karakter
Apostrof
|
|
40
|
0028
|
(
|
Tanda
kurung buka
|
|
41
|
0029
|
)
|
Tanda
kurung tutup
|
|
42
|
002A
|
*
|
Karakter
asterisk (bintang)
|
|
43
|
002B
|
+
|
Tanda
tambah (plus)
|
|
44
|
002C
|
,
|
Karakter
koma
|
|
45
|
002D
|
-
|
Karakter
hyphen (strip)
|
|
46
|
002E
|
.
|
Tanda
titik
|
|
47
|
002F
|
/
|
Garis
miring (slash)
|
|
48
|
0030
|
0
|
Angka
nol
|
|
49
|
0031
|
1
|
Angka
satu
|
|
50
|
0032
|
2
|
Angka
dua
|
|
51
|
0033
|
3
|
Angka
tiga
|
|
52
|
0034
|
4
|
Angka
empat
|
|
53
|
0035
|
5
|
Angka
lima
|
|
54
|
0036
|
6
|
Angka
enam
|
|
55
|
0037
|
7
|
Angka
tujuh
|
|
56
|
0038
|
8
|
Angka
delapan
|
|
57
|
0039
|
9
|
Angka
sembilan
|
|
58
|
003A
|
:
|
Tanda
titik dua
|
|
59
|
003B
|
;
|
Tanda
titik koma
|
|
60
|
003C
|
<
|
Tanda
lebih kecil
|
|
61
|
003D
|
=
|
Tanda
sama dengan
|
|
62
|
003E
|
>
|
Tanda
lebih besar
|
|
63
|
003F
|
?
|
Tanda
tanya
|
|
64
|
0040
|
@
|
A
keong (@)
|
|
65
|
0041
|
A
|
Huruf
latin A kapital
|
|
66
|
0042
|
B
|
Huruf
latin B kapital
|
|
67
|
0043
|
C
|
Huruf
latin C kapital
|
|
68
|
0044
|
D
|
Huruf
latin D kapital
|
|
69
|
0045
|
E
|
Huruf
latin E kapital
|
|
70
|
0046
|
F
|
Huruf
latin F kapital
|
|
71
|
0047
|
G
|
Huruf
latin G kapital
|
|
72
|
0048
|
H
|
Huruf
latin H kapital
|
|
73
|
0049
|
I
|
Huruf
latin I kapital
|
|
74
|
004A
|
J
|
Huruf
latin J kapital
|
|
75
|
004B
|
K
|
Huruf
latin K kapital
|
|
76
|
004C
|
L
|
Huruf
latin L kapital
|
|
77
|
004D
|
M
|
Huruf
latin M kapital
|
|
78
|
004E
|
N
|
Huruf
latin N kapital
|
|
79
|
004F
|
O
|
Huruf
latin O kapital
|
|
80
|
0050
|
P
|
Huruf
latin P kapital
|
|
81
|
0051
|
Q
|
Huruf
latin Q kapital
|
|
82
|
0052
|
R
|
Huruf
latin R kapital
|
|
83
|
0053
|
S
|
Huruf
latin S kapital
|
|
84
|
0054
|
T
|
Huruf
latin T kapital
|
|
85
|
0055
|
U
|
Huruf
latin U kapital
|
|
86
|
0056
|
V
|
Huruf
latin V kapital
|
|
87
|
0057
|
W
|
Huruf
latin W kapital
|
|
88
|
0058
|
X
|
Huruf
latin X kapital
|
|
89
|
0059
|
Y
|
Huruf
latin Y kapital
|
|
90
|
005A
|
Z
|
Huruf
latin Z kapital
|
|
91
|
005B
|
[
|
Kurung
siku kiri
|
|
92
|
005C
|
/
|
Garis
miring terbalik (backslash)
|
|
93
|
005D
|
]
|
Kurung
sikur kanan
|
|
94
|
005E
|
^
|
Tanda
pangkat
|
|
95
|
005F
|
_
|
Garis
bawah (underscore)
|
|
96
|
0060
|
`
|
Tanda
petik satu
|
|
97
|
0061
|
a
|
Huruf
latin a kecil
|
|
98
|
0062
|
b
|
Huruf
latin b kecil
|
|
99
|
0063
|
c
|
Huruf
latin c kecil
|
|
100
|
0064
|
d
|
Huruf
latin d kecil
|
|
101
|
0065
|
e
|
Huruf
latin e kecil
|
|
102
|
0066
|
f
|
Huruf
latin f kecil
|
|
103
|
0067
|
g
|
Huruf
latin g kecil
|
|
104
|
0068
|
h
|
Huruf
latin h kecil
|
|
105
|
0069
|
i
|
Huruf
latin i kecil
|
|
106
|
006A
|
j
|
Huruf
latin j kecil
|
|
107
|
006B
|
k
|
Huruf
latin k kecil
|
|
108
|
006C
|
l
|
Huruf
latin l kecil
|
|
109
|
006D
|
m
|
Huruf
latin m kecil
|
|
110
|
006E
|
n
|
Huruf
latin n kecil
|
|
111
|
006F
|
o
|
Huruf
latin o kecil
|
|
112
|
0070
|
p
|
Huruf
latin p kecil
|
|
113
|
0071
|
q
|
Huruf
latin q kecil
|
|
114
|
0072
|
r
|
Huruf
latin r kecil
|
|
115
|
0073
|
s
|
Huruf
latin s kecil
|
|
116
|
0074
|
t
|
Huruf
latin t kecil
|
|
117
|
0075
|
u
|
Huruf
latin u kecil
|
|
118
|
0076
|
v
|
Huruf
latin v kecil
|
|
119
|
0077
|
w
|
Huruf
latin w kecil
|
|
120
|
0078
|
x
|
Huruf
latin x kecil
|
|
121
|
0079
|
y
|
Huruf
latin y kecil
|
|
122
|
007A
|
z
|
Huruf
latin z kecil
|
|
123
|
007B
|
{
|
Kurung
kurawal buka
|
|
124
|
007C
|
|
|
Garis
vertikal (pipa)
|
|
125
|
007D
|
}
|
Kurung
kurawal tutup
|
|
126
|
007E
|
~
|
Karakter
gelombang (tilde)
|
|
127
|
007F
|
DEL
|
Delete
|
|
128
|
0080
|
€
|
Euro
sign
|
|
129
|
0081
|
||
|
130
|
0082
|
‚
|
Single
low-9 quotation mark
|
|
131
|
0083
|
ƒ
|
Latin
small letter f with hook
|
|
132
|
0084
|
„
|
Double
low-9 quotation mark
|
|
133
|
0085
|
…
|
Horizontal
ellipsis
|
|
134
|
0086
|
†
|
Dagger
|
|
135
|
0087
|
‡
|
Double
dagger
|
|
136
|
0088
|
ˆ
|
Modifier
letter circumflex accent
|
|
137
|
0089
|
‰
|
Per
mille sign
|
|
138
|
008A
|
Š
|
Latin
capital letter S with caron
|
|
139
|
008B
|
‹
|
Single
left-pointing angle quotation
|
|
140
|
008C
|
Œ
|
Latin
capital ligature OE
|
|
141
|
008D
|
||
|
142
|
008E
|
Ž
|
Latin
captial letter Z with caron
|
|
143
|
008F
|
||
|
144
|
0090
|
||
|
145
|
0091
|
‘
|
Left
single quotation mark
|
|
146
|
0092
|
’
|
Right
single quotation mark
|
|
147
|
0093
|
“
|
Left
double quotation mark
|
|
148
|
0094
|
”
|
Right
double quotation mark
|
|
149
|
0095
|
•
|
Bullet
|
|
150
|
0096
|
–
|
En
dash
|
|
151
|
0097
|
—
|
Em
dash
|
|
152
|
0098
|
˜
|
Small
tilde
|
|
153
|
0099
|
™
|
Trade
mark sign
|
|
154
|
009A
|
š
|
Latin
small letter S with caron
|
|
155
|
009B
|
›
|
Single
right-pointing angle quotation mark
|
|
156
|
009C
|
œ
|
Latin
small ligature oe
|
|
157
|
009D
|
||
|
158
|
009E
|
ž
|
Latin
small letter z with caron
|
|
159
|
009F
|
Ÿ
|
Latin
capital letter Y with diaeresis
|
|
160
|
00A0
|
Spasi
yang bukan pemisah kata
|
|
|
161
|
00A1
|
¡
|
Tanda
seru terbalik
|
|
162
|
00A2
|
¢
|
Tanda
sen (Cent)
|
|
163
|
00A3
|
£
|
Tanda
Poundsterling
|
|
164
|
00A4
|
¤
|
Tanda
mata uang (Currency)
|
|
165
|
00A5
|
¥
|
Tanda
Yen
|
|
166
|
00A6
|
¦
|
Garis
tegak putus-putus
|
|
167
|
00A7
|
§
|
Section
sign
|
|
168
|
00A8
|
¨
|
Spacing
diaeresis - umlaut
|
|
169
|
00A9
|
©
|
Tanda
hak cipta (Copyright)
|
|
170
|
00AA
|
ª
|
Feminine
ordinal indicator
|
|
171
|
00AB
|
«
|
Left
double angle quotes
|
|
172
|
00AC
|
¬
|
Not
sign
|
|
173
|
00AD
|
Tanda
strip (hyphen)
|
|
|
174
|
00AE
|
®
|
Tanda
merk terdaftar
|
|
175
|
00AF
|
¯
|
Spacing
Macron (Macron)
|
|
176
|
00B0
|
°
|
Tanda
derajat
|
|
177
|
00B1
|
±
|
Tanda
kurang lebih (plus-minus)
|
|
178
|
00B2
|
²
|
Tanda
kuadrat (pangkat dua)
|
|
179
|
00B3
|
³
|
Tanda
kubik (pangkat tiga)
|
|
180
|
00B4
|
´
|
Acute
accent
|
|
181
|
00B5
|
µ
|
Micro
sign
|
|
182
|
00B6
|
¶
|
Pilcrow
sign
|
|
183
|
00B7
|
·
|
Middle
dot
|
|
184
|
00B8
|
¸
|
Spacing
cedilla
|
|
185
|
00B9
|
¹
|
Superscript
one
|
|
186
|
00BA
|
º
|
Masculine
ordinal indicator
|
|
187
|
00BB
|
»
|
Right
double angle quotes
|
|
188
|
00BC
|
¼
|
Fraction
one quarter
|
|
189
|
00BD
|
½
|
Fraction
one half
|
|
190
|
00BE
|
¾
|
Fraction
three quarters
|
|
191
|
00BF
|
¿
|
Inverted
question mark
|
|
192
|
00C0
|
À
|
Latin
capital letter A with grave
|
|
193
|
00C1
|
Á
|
Latin
capital letter A with acute
|
|
194
|
00C2
|
Â
|
Latin
capital letter A with circumflex
|
|
195
|
00C3
|
Ã
|
Latin
capital letter A with tilde
|
|
196
|
00C4
|
Ä
|
Latin
capital letter A with diaeresis
|
|
197
|
00C5
|
Å
|
Latin
capital letter A with ring above
|
|
198
|
00C6
|
Æ
|
Latin
capital letter AE
|
|
199
|
00C7
|
Ç
|
Latin
capital letter C with cedilla
|
|
200
|
00C8
|
È
|
Latin
capital letter E with grave
|
|
201
|
00C9
|
É
|
Latin
capital letter E with acute
|
|
202
|
00CA
|
Ê
|
Latin
capital letter E with circumflex
|
|
203
|
00CB
|
Ë
|
Latin
capital letter E with diaeresis
|
|
204
|
00CC
|
Ì
|
Latin
capital letter I with grave
|
|
205
|
00CD
|
Í
|
Latin
capital letter I with acute
|
|
206
|
00CE
|
Î
|
Latin
capital letter I with circumflex
|
|
207
|
00CF
|
Ï
|
Latin
capital letter I with diaeresis
|
|
208
|
00D0
|
Ð
|
Latin
capital letter ETH
|
|
209
|
00D1
|
Ñ
|
Latin
capital letter N with tilde
|
|
210
|
00D2
|
Ò
|
Latin
capital letter O with grave
|
|
211
|
00D3
|
Ó
|
Latin
capital letter O with acute
|
|
212
|
00D4
|
Ô
|
Latin
capital letter O with circumflex
|
|
213
|
00D5
|
Õ
|
Latin
capital letter O with tilde
|
|
214
|
00D6
|
Ö
|
Latin
capital letter O with diaeresis
|
|
215
|
00D7
|
×
|
Multiplication
sign
|
|
216
|
00D8
|
Ø
|
Latin
capital letter O with slash
|
|
217
|
00D9
|
Ù
|
Latin
capital letter U with grave
|
|
218
|
00DA
|
Ú
|
Latin
capital letter U with acute
|
|
219
|
00DB
|
Û
|
Latin
capital letter U with circumflex
|
|
220
|
00DC
|
Ü
|
Latin
capital letter U with diaeresis
|
|
221
|
00DD
|
Ý
|
Latin
capital letter Y with acute
|
|
222
|
00DE
|
Þ
|
Latin
capital letter THORN
|
|
223
|
00DF
|
ß
|
Latin
small letter sharp s - ess-zed
|
|
224
|
00E0
|
à
|
Latin
small letter a with grave
|
|
225
|
00E1
|
á
|
Latin
small letter a with acute
|
|
226
|
00E2
|
â
|
Latin
small letter a with circumflex
|
|
227
|
00E3
|
ã
|
Latin
small letter a with tilde
|
|
228
|
00E4
|
ä
|
Latin
small letter a with diaeresis
|
|
229
|
00E5
|
å
|
Latin
small letter a with ring above
|
|
230
|
00E6
|
æ
|
Latin
small letter ae
|
|
231
|
00E7
|
ç
|
Latin
small letter c with cedilla
|
|
232
|
00E8
|
è
|
Latin
small letter e with grave
|
|
233
|
00E9
|
é
|
Latin
small letter e with acute
|
|
234
|
00EA
|
ê
|
Latin
small letter e with circumflex
|
|
235
|
00EB
|
ë
|
Latin
small letter e with diaeresis
|
|
236
|
00EC
|
ì
|
Latin
small letter i with grave
|
|
237
|
00ED
|
í
|
Latin
small letter i with acute
|
|
238
|
00EE
|
î
|
Latin
small letter i with circumflex
|
|
239
|
00EF
|
ï
|
Latin
small letter i with diaeresis
|
|
240
|
00F0
|
ð
|
Latin
small letter eth
|
|
241
|
00F0
|
ñ
|
Latin
small letter n with tilde
|
|
242
|
00F0
|
ò
|
Latin
small letter o with grave
|
|
243
|
00F0
|
ó
|
Latin
small letter o with acute
|
|
244
|
00F0
|
ô
|
Latin
small letter o with circumflex
|
|
245
|
00F0
|
õ
|
Latin
small letter o with tilde
|
|
246
|
00F0
|
ö
|
Latin
small letter o with diaeresis
|
|
247
|
00F0
|
÷
|
Division
sign
|
|
248
|
00F0
|
ø
|
Latin
small letter o with slash
|
|
249
|
00F0
|
ù
|
Latin
small letter u with grave
|
|
250
|
00F0
|
ú
|
Latin
small letter u with acute
|
|
251
|
00F0
|
û
|
Latin
small letter u with circumflex
|
|
252
|
00F0
|
ü
|
Latin
small letter u with diaeresis
|
|
253
|
00F0
|
ý
|
Latin
small letter y with acute
|
|
254
|
00F0
|
þ
|
Latin
small letter thorn
|
|
255
|
00F0
|
ÿ
|
Latin
small letter y with diaeresis
|
Contoh standart dari TIA/EIA :
Standard TIA 568A-B
Standard TIA 568A-B
ECMA (European Computer Manufacturers Association)
Sebelumnya dikenal sebagai ECMA (European Computer
Manufacturers Association) , lembaga ini merupakan perkumpulan orang eropa yang
mengeluarkan standar dalam sistem teknologi dan informasi. Ecma International
adalah lembaga yang mengeluarkan standarisasi dalam ECMAScript, sebuah standard
yang mengelola JavaScript.
21 Standart ECMA
·
ECMA-35 –
Character Code Structure and Extension Techniques, also approved as ISO/IEC
2022
·
ECMA-262 – ECMAScript Language
Specification (based on JavaScript)
·
ECMA-367 – Eiffel:
Analysis, design and programming Language (See Eiffel programming language)
·
ECMA-376 – Office Open
XML (later known as ISO/IEC 29500)
·
ECMA-377 – Holographic Versatile Disc (HVD)
Recordable Cartridges
·
ECMA-378 – Read-Only
Memory Holographic Versatile Disc (HVD-ROM)
·
ECMA-402 – ECMAScript Internationalization
API Specification
·
ECMA-408 – Dart language specification
ITU-R (International Telecommunication Union Radiocommunication
Sector)
Sebuah organisasi global yang ada dan didirikan untuk mengatur penggunaan frekuensi radio (RF) diseluruh penjuru dunia. The United Nations (PBB), menugaskan kepada International Telecommunication Union Radiocommunication Sector (ITU-R) ini, untuk mengatur dalam hal skala penggunaan frekuensi, secara global.
Nah, karena dunia ini luas, maka kemudian ITU-R membaginya menjadi beberapa wilayah. Hingga masing-masing wilayah, diatur oleh organisasi yang berbeda.
Pembagian wilayah ini yaitu meluputi:
Sebuah organisasi global yang ada dan didirikan untuk mengatur penggunaan frekuensi radio (RF) diseluruh penjuru dunia. The United Nations (PBB), menugaskan kepada International Telecommunication Union Radiocommunication Sector (ITU-R) ini, untuk mengatur dalam hal skala penggunaan frekuensi, secara global.
Nah, karena dunia ini luas, maka kemudian ITU-R membaginya menjadi beberapa wilayah. Hingga masing-masing wilayah, diatur oleh organisasi yang berbeda.
Pembagian wilayah ini yaitu meluputi:
·
Region
A: North and South America
Inter-American Telecommunication Commission (CITEL)
www.citel.oas.org
·
Region
B: Western Europe
European Conference of Postal and Telecommunications
Administrations (CEPT) www.cept.org
·
Region
C: Eastern Europe and Northern Asia
Regional Commonwealth in the field of Communications (RCC)
www.rcc.org
·
Region
D: Africa
African Telecommunications Union (ATU) www.atu-uat.org
·
Region
E: Asia and Australasia
Asia-Pacific Telecommunity (APT) www.aptsec.org
Dari masing-masing wilayah atau region ini, kemudian bekerja sama dan dibagi-bagi lagi dengan organisasi-organisasi dari masing-masing negara setempat. Contohnya:
·
Australia,
Australian Communications Authority (ACA)
·
Japan,
Association of Radio Industries and Businesses (ARIB)
·
New
Zealand, Ministry of Economic Development
·
United
States, Federal Communications Commission (FCC)
Federal Communications Commission (FCC)
FCC adalah organisasi yang bergerak di bidang
pertelekomunkasian. Organisasi ini yang mengatur segala jenis komunikasi baik
yang keluar ataupun ke dalam negara Amerika Serikat.
Wireless, sebagai sarana telekomunikasi, tentu saja ikut menjadi wewenang dari FCC ini. Tujuan FCC mengatur komunikasi wireless, adalah agar tidak terjadi kesimpang siuran, maupun penyalahgunaan dalam hal penggunaan sinyal atau frekuensi radio yang digunakan dalam teknologi wireless.
FCC adalah organisasi independent yang didirikan oleh pemerintah US. FCC bertanggung jawab untuk mengatur segala jenis penggunaan perangkat telekomunikasi, baik yang menggunakan radio, televisi, wire, satellite, dan kabel. Wilayah kekuasaan FCC ini meliputi 50 negara bagian yang ada di US, dan beberapa distrik yang menjadi teritori dari Negara US.
Hampir disetiap negara mempunyai badan atau organisasi yang serupa dengan FCC ini.
FCC dan organisasi sejenis, adalah organisasi yang bertugas, sekaligus yang berhak untuk membuat berbagai aturan yang menyangkut mengenai apa saja yang boleh, dan tidak boleh dilakukan oleh seorang user dalam hal penggunaan wireless, khususnya yang menyangkut penggunaan Frekuensi Radio (RF) untuk melakukan transmisi.
Wireless, sebagai sarana telekomunikasi, tentu saja ikut menjadi wewenang dari FCC ini. Tujuan FCC mengatur komunikasi wireless, adalah agar tidak terjadi kesimpang siuran, maupun penyalahgunaan dalam hal penggunaan sinyal atau frekuensi radio yang digunakan dalam teknologi wireless.
FCC adalah organisasi independent yang didirikan oleh pemerintah US. FCC bertanggung jawab untuk mengatur segala jenis penggunaan perangkat telekomunikasi, baik yang menggunakan radio, televisi, wire, satellite, dan kabel. Wilayah kekuasaan FCC ini meliputi 50 negara bagian yang ada di US, dan beberapa distrik yang menjadi teritori dari Negara US.
Hampir disetiap negara mempunyai badan atau organisasi yang serupa dengan FCC ini.
FCC dan organisasi sejenis, adalah organisasi yang bertugas, sekaligus yang berhak untuk membuat berbagai aturan yang menyangkut mengenai apa saja yang boleh, dan tidak boleh dilakukan oleh seorang user dalam hal penggunaan wireless, khususnya yang menyangkut penggunaan Frekuensi Radio (RF) untuk melakukan transmisi.
Komentar
Posting Komentar